Langsung ke konten utama

SELF HARM

 I HATE MY SELF!!!

 

    Bisa tidak sekali saja dengarkan aku!!

    Rasanya di setiap pilihan aku selalu di salahkan.

    Di paksa harus memilih jalan ini itu,memilih diam dan berbohong karena aku tahu ujungnya 

   " I ALWAYS FAULT!"

     

 

    Jangan bandingkan aku dengan kamu,aku sudah bosan dan muak mendengar semua ceritamu yang seolah sangat menginspirasi banyak orang. Nyatanya,kita dilahirkan dengan kelebihan masing masing. 

    Kenapa kalian terus memaksaku untuk mewujudkan semua ekspetasi kalian?   

    Yang punya hidupkan aku,aku yg memilih,dan aku menanggung resikonya.
    Aku sebenarnya juga tak ingin melawan. Tapi di setiap aku menyampaikan keluhan,kalian hanya bisa menyalahkan tanpa melihat di posisiku.

    Mengatakan aku sangat mendramatisir hidupku,mengatakan aku tak bisa mempertanggung jawabkan ucapanku. Okay,terserah kalian benar atas semuanya.

    SELAMAT,KARENA TELAH BERHASIL MENCIPTAKAN AKU DENGAN VERSI SEPERTI INI!!!!

 

    Aku mengingat semua hal yang kalian katakan. Aku tumbuh bersama hal yang kalian tanam selama ini. Kenapa kalian boleh untuk memilih sedangkan aku tidak?

    Lalu apa urusanmu atas masa depan yang aku pilih!!!!

    Aku lelah seperti ini,lagi-lagi harus diam dan mengikuti semua skenario yang kalian mau. Seolah aku tidak berhak dengan jalan yang aku ambil.

    Terserah mau katakan apalagi,

    APA?

    Aku lebay?

    Aku masih kekanak-kanakkan?

    Aku hanya anak bungsu yang gagal dan tak seperti abi?

    Aku orang bodoh yang selalu mendengarkan cemoohan  orang lain?

    Aku hanya seseorang yang memiliki AQ yang rendah?

    Aku membesarkan masalah kecil yang seharusnya bisa aku atasi?

    Apalagi?

    KATAKAN SEMUANYA!!!!!!!!!!!!


    Aku muak berada di posisi ini.

    Aku muak harus mengikuti semua standar yang kalian ciptakan!

    Aku tidak mau harus kembali ke SMA IT DARUL HIKMAH itu!

    Aku tidak mau lagi sekolah swasta!

    Aku benci semua guru disana! Aku benci teman yang disana! Aku benci lingkuangan disana!

    DAN

    AKU SEKARANG BELAJAR UNTUK MEMBENCI DIRI SENDIRI

    

    Aku tidak akan jadi seperti ini jika kalian mau mendengarkan dan menuruti permintaanku. Semakin dipaksa dan diancam,menyita semua barang elektronik atau memutuskan semua fasilitas bagiku tidak masalah.

    Apa bedanya rumah ini dengan penjara?

    Sedari dulu memang begitu,hanya saja aku baru menyadarinya.

    Aku belajar untuk memberontak,lalu apa yang aku dapatkan? Celaan dan pukulan,aku kira keluargaku akan mengerti bahwa aku memang sudah tak mau lagi disana,bukan karena aku ingin lari. Tapi tak seorangpun yang menguatkanku atas pilihanku,aku akan selalu menjadi seorang yang independen. Hanya aku sendiri yang paling ,mengerti aku.

    Terserah jika tak seorangpun mau berpihak padaku. Oh,ayolah aku sebenarnya mampu. Tapi,jika seperti ini tenggorakanku seperti menelan peniti,-suaraku tersangkut dan tercekik.

    Aku benci diriku sendiri yang seperti ini,tapi aku berusaha untuk melakukan jalan terbaik. 

    MENASEHATI DAN MENCELA ITU BEDA TIPIS YA?


    Aku sudah tidak melanjutkannya lagi,mataku mengabur dan air mataku terus mengalir juga ingus yg sudah membentuk sungai.

    Terserah mau kalian baca ato gimana.

    AKU TIDAK SEPERTI YANG KALIAN PIKIRKAN!

    AKU TIDAK SEPERTI YANG KALIAN ASUMSIKAN!

    SELAMA INI AKU HANYA DIAM SAJA BUKAN?

    AKU TIDAK MAU LAGI PERCAYA KEPADA SIAPA-SIAPA.

    I WANT TO ESCAPE THE PRISON!!!!!!!!

   

    

Komentar

  1. Okay
    Be yourself ✊��✊��

    BalasHapus
  2. That's okay...
    Do what you think best for you.
    You are your! Be yourself ♡♡

    BalasHapus
  3. Its okey bestie
    I felt that

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Intoduce My Self

Hy, Namaku Nabila dan aku baru saja mengetik kalimat pertamaku di Blog ini. 01.47 wib Aku akan mengenang waktunya. Hmm,tak banyak. Mungkin perkenalan ini terdengar membosankan tapi siapa yang pedulI? Toh,aku yakin tak banyak orang yang akan membaca Blog yang hanya menceritakan kisah klise seorang remaja labil sepertiku bukan? SKIP Jadi perkenalkan namaku Nabilatul Afiah Agus,dan aku bukan perempuan kelahiran bulan Agustus. "Agus" diakhir namaku adalah sisipan dari nama Abi yang kini tengah berumur setengah abad. Umurku? tak usah ku sebutkan,karena itu tidak begitu penting. Keluarga? Bahagia-bahagia saja, NOTHING SPECIAL but I FEEL GRATEFUL. Sudah itu saja? Ya,karena kurasa kalian tak akan mungkin mengingat semuanya dalam sekejap. Jadi,aku akan berkenalan melalui cerita-cerita yang tentu saja mungkin sedikit membosankan. Ya,karena alasanku membuat BLOG ini bukan untuk menghibur. Blog ini tercipta bagi siapapun yang memiliki kisah yang mungkin terlalu sukar untuk disampaikan s...

STEP TWO (Merah Jambu)

  Hy,Pembaca Blog ku.          Siapa pun kamu,terimakasih karena tidak bosan dengan ceritaku.      Mulai dari Chapter ini,aku membatasi orang-orang yang membacanya,jika kamu termasuk? SELAMAT KAMU ADALAH ORANG YANG AKU PERCAYA!     Kali ini aku mungkin sedikit bingung akan menceritakan apa pada awalnya,tapi setelah berpikir dan menonton Film A Love So Beautiful Ep.18 aku jadi merasa UwUPhobia ku malah menjadi-jadi.     Yah,yang pada intinya kali ini Nabila ingin menceritakan tentang Kisah Cinta yang tidak UwU. Kenapa tidak UwU? Karena rata-rata perjalanan cintaku tidak ada yang berhasil.😭😭     SAD GIRL😭     Oke,next.     Jadi aku akan menceritakan Love Story ketika aku TK.     "TK?"     "Iya,TK. Emangnya kenapa?"     "Hmm,aku aja waktu TK gak pernah mikir cinta-cintaan doh!"     "Heleh,jangan banyak b...

STEP ONE (Kilas Balik)

    Hy,    Ya,kali ini aku sedikit bercerita tentang riwayat pendidikan yang telah aku tempuh. T aman Kanak-Kanak     TK Al-Faras. Tak banyak yang aku ingat ketika masa ini,karena kala itu dipikiran seorang anak berumur 4 tahun hanyalah bermain,bermain,dan bermain. Aku hanya dapat merasakan TK selama 3 bulan dan lagipula aku hanya memiliki beberapa teman yang akan aku jumpai di SD dan SMP.      Terlalu singkat?      Aku rasa iya. Baiklah aku akan menceritakan sedikit kisah Kanak-kanakku yang bebas dari PR dan Ulangan.     Semasa aku TK,aku pernah menyukai salah satu temanku. Yeah, seorang bocah kecil sudah berani untuk menyukai lawan jenisnya yang bahkan dia tak mengerti apa itu suka?     Terus terang aku menyukainya karena aku rasa senyumannya manis dan setiap bertemu dia selalu melemparkan senyum padaku,entahlah. Bisa saja aku yang ke Geer-an waktu itu. Tapi yang pasti dia baik,hitam ma...