Langsung ke konten utama

STEP TWO (Merah Jambu)

 



Hy,Pembaca Blog ku.
   
    Siapapun kamu,terimakasih karena tidak bosan dengan ceritaku.
    Mulai dari Chapter ini,aku membatasi orang-orang yang membacanya,jika kamu termasuk?

SELAMAT KAMU ADALAH ORANG YANG AKU PERCAYA!

    Kali ini aku mungkin sedikit bingung akan menceritakan apa pada awalnya,tapi setelah berpikir dan menonton Film A Love So Beautiful Ep.18 aku jadi merasa UwUPhobia ku malah menjadi-jadi.
    Yah,yang pada intinya kali ini Nabila ingin menceritakan tentang Kisah Cinta yang tidak UwU.
Kenapa tidak UwU? Karena rata-rata perjalanan cintaku tidak ada yang berhasil.😭😭

    SAD GIRL😭

    Oke,next.
    Jadi aku akan menceritakan Love Story ketika aku TK.
    "TK?"
    "Iya,TK. Emangnya kenapa?"
    "Hmm,aku aja waktu TK gak pernah mikir cinta-cintaan doh!"
    "Heleh,jangan banyak bacod kalian netizen. Aku cerita tentang teman TK yang bikin aku kagum. Emang kalian gak pernah gitu suka ngeliat teman cowok kalian waktu TK?"
    "GAK!"
    "Oke fine!,"

    Itu percakapan yang aku ciptakan dari imajinasi LUCKNUT. Dahlah,daripada banyak bacod mari saja kita mulai dari kisah cinta monyet yang bikin siapapun ngakak bacanya.

  1.Pria Manis di Supermarket Mainan😂

    Ini semua berawal dari hari pertama aku masuk TK sebagai siswa baru. Yah,aku menjalani TK hanya selama 3 bulan. Jadi,di TK Al-Faras kami setiap harinya akan terus berpindah-pindah kelas,aku berada di kelas PIR(ini nama buah,gan). Hmm,pokoknya gitulah males ngedetailinnya,gak penting juga,nanti kalian gak bakal ingat. Hari itu kelas kami sedang di event Keluarga Icak-icak(pura-pura).
    Jadi,nanti ada yang jadi Ibu,Ayah,Kakak,Adek,Koki,Kasir Supermarket,ada juga yang jadi binatang peliharaan(kalo yg ini ngakak,nanti bakal diikat tali dilehernya)😂😂. Aku berperan sebagai adek tiri. Sedih cuy,aku dapat yang bekas-bekas aja. Ceritanya tu gini. Emak dan Ayah sudah lapar terus manggil koki buat masak sesuatu. Trus kokinya bilang "GAK ADA BAHAN WOI! MASAK GORENG EEK NYA SYIFA?".
    Btw,Syifa nih suka eek dicelana cuy.awokawok
    Mendengar curhatan sang koki, emak dan ayah kami berencana berbelanja ke Supermarket yang jaraknya cuman 5 langkah dari ruangan kami. Akhirnya kami berjalan membawa serombongan keluarga besar tersebut. Setibanya di Supermarket,anak-anak emak dan ayah pun heboh mengambil semua barang yang ada. Pokoknya heboh cuy,sampe porak poranda tuh Supermarket. Emak yang pusingpun langsung membayar bahan masakan dengan uang mainan kepada kasir.
    Jadi,orang yang aku taksir tu si tukang kasir. Karena emak sudah pergi,semua anak-anak mengekor mengikuti emak.Tapi aku tidak! Sebagai anak tiri aku berjalan paling belakang dan ketika sudah sampai kedekat kasir aku meliriknya sebentar,dan tiba-tiba....
Kasir tersebut...
.
.
.
.
Tersenyum kearahku,
"Ya elah senyum doang,gitu amat bapernya elu"
"Senyumnya manis dan jangan lupakan ada filter bunga-bunga gitu sekitarnya"😂

    Yah semenjak itu aku suka melirik kearahnya diam-diam,kalo dipikir-pikir sih,ini bisa dibilang kisah yang tragis. Aku gak pernah ngomong sama dia dan mungkin dia sudah tidak ingat denganku sekarang.
Namanya Fakhri dan aku rasa dia Sweet Boy😁
   
    Begitulah akhir dari kisah Pria manis di Kasir Supermarket Mainan(Kok pria sih? Eh maksudnya Bocah manis). Oke,selanjutnya ini kisah SD yang aku ingat sampai sekarang.

2.Pelukan Malu-Malu(in)

    Waktu itu aku kelas 2 SD,jadi to the point saja aku suka dengan Miftahul Huda Amri atau biasa dipanggil Dedek. Dedek adalah termasuk siswa yang populer dikalangan kami karena terkenal dengan tarian EROTIS nya yang berjudul "CIK KAMBIANG" yang populer ketika kelas 4.
    Kala itu kami selesai menunaikan shalat Dzuhur berjama'ah dan bersiap-siap untuk pulang. Kebetulan kami ada rak sendal untuk meletakkan sendal(ya iyalah,tanpa lu bilang kami tahu kok!). Jadi rak sendal ini ada di dekat mejaku alias dipojok dan dibelakang kelas. Semua siswa akan menaruh sendal mereka ke rak sendal tersebut lalu berganti dengan sepatu.
    Si Dedek nih setelah meletakkan sendalnya ke rak tersebut dia berjalan menuju mejaku. Aku yang sedang make kaus kaki sambil duduk di kursi kaget!. Tiba-tiba si dedek nih meluk dari belakang lalu melepaskannya kemudia berlari ke mejanya sendiri. Akibatnya satu kelas meneriaki kami "Ciee...Cieee Dedek Nabila....Ciee...cie"
    Aku yang wajahnya memerah dan kesal(tapi senang) berlari keluar kelas kemudian segera menunggu jemputan. Oke,akhir dari cerita ini sangat menyedihkan. Yah,pada intinya aku kembali suka ke Dedek ketika kelas 3 SMP dan lalu di tikung oleh salah seorang temanku. F**k!
    Lanjut ke cerita selanjutnya.

3.My Love Letter
   
    Kelas 3 SD aku suka dengan Alif Arbain Alfath. Hmm,aku juga lupa kenapa pokoknya aku suka. Aku memberikan surat cintaku untuknya dan meletakkan di dalam tasnya yang paling dalam ketika orang-orang ambil wudhu untuk shalat dzuhur.
    Selesai aku berwudhu,ketika sampai di ambang pintu kelas terdengar kehebohan. Ketika aku masuk,semua teman-teman heboh lalu menarikku kedekat alif. Aku liat responnya sangat jijik dan ilfeel dengan isi suratku. Aku merasa itu konyol. Lalu Alif dengan lantangnya merobek-robek surat itu dan bilang "Aku gak suka sama dia! Iss Jijik".
    Huffft....
    Dibagian ini sepertinya aku harus menarik nafas,karena untuk pertama kalinya aku di judge oleh orang yang aku taksir juga pertama kalinya bagiku menulis LoveLetter dan responnya? BURUK. Bukan,SANGAT BURUK!
    Aku bahkan begitu ingat dengan jelas semua rekaman kejadian yang miris itu,dan kalian tahu selanjutnya? Aku bersumpah tak akan pernah menulis Love Letter lagi sepanjang hidupku. Selesai kejadian itu. Aku sembunyi kekamarku dan menangis,jujur saja aku bukan menangisi karena Love Letter ku ditolak melainkan perasaan dendam dan perasaan rendah ketika harga diriku diperlakukan seperti itu. Yah,akhirnya kali inipun aku gagal untuk mewujudkan Kisah Cinta Monyet yang seperti di Negeri dongeng.

4.Teman Sebangku

    Selamat datang dikisah cintaku yang ke-empat. Apakah kali ini berhasil? Kita lihat saja nanti,aku harap kali ini kalian bisa sedikit percaya diri untuk endingnya.
    Okey,seperti sub judulnya. Dia teman sebangku juga sahabat laki-laki yang aku punya kala itu. Aku tidak pernah berpikir untuk suka dengan teman sebangku-ku yang konyol itu. Percayalah sikapnya agak absurd,tapi seingatku dia cukup pintar?(funfact,aku selalu nyontek ke dia waktu latihan dan UH). Yah,itu terjadi nabila kecil sedang di bangku kelas 4 SD,but seriously? Setelah dipikir-pikir,dia orang pertama yang mengungkapkan rasa suka padaku.
   
     Itu cerita lucu dan membuat nostalgia sekali sih :3
    
    Itu semua berawal ketika ketenaran Facebook menghebohkan kelas 4-C. Tentu saja nabila kecil yang alay harus punya FB!,dan tentu saja tanpa bantuan teman sebangku-ku,aku mungkin saja diolok-olok karena tidak memiliki FB.
    Akhirnya aku memiliki FB sekarang dan kebetulan sekali ummi memberiku Tablet baru dengan merek Speed Up(gadget ke-2 yang kupunya setelah BB).

    Aku ingat sekali momentnya dan akan selalu terkenang(apaan sih,gak jelas). Waktu itu aku di Medan dan sedang istirahat di sebuah Masjid disana,diluar sedang gerimis jadi aku membuka Tablet baruku dan membuka aplikasi biru itu. Disana muncul notifation pesan berasal dari 4 temanku.
    -aku sudah tidak ingat 3 orang yang chat waktu itu
     
    Tentu saja ada pesan dari DIA
 
"Nabila sabana e ambo suko jo kau(Nabila sebenarnya aku suka sama kamu)." begitulah kira-kira isi chatnya,hanya satu kalimat yang menggelikan. Responku?
 
    AKU TIDAK INGAT!

    Karena aku lebih mencemasakan kakakku yang mendadak muncul dari balik bahu setelah melihat gelagatku yang aneh ketika melihat benda pipih itu.
    "Hayo,apa yang dilihat tu? Kaduin ke abi nanti niha."ujarnya dengan nada yang menyebalkan.
    "Aik,gak ada apa-apa kok. Kepo banget sih -_-"balasku ketus.
    "Ya udah,santai aja kali"putusnya

    Ketika kembali ke kelas,aku minta pindah bangku ke wali kelasku. Finally,aku tidak menggubris chat dari dia. Begitulah kira-kira cerita Love Storyku yang kali ini juga bisa dibilang gagal? Hmm ya~

    Aku tidak tahu,tapi bisa aku pastikan ketika kelas 5 dan 6 SD,aku tidak begitu peduli dengan soal cinta selayaknya dongeng. Berkhayal akan dijemput oleh pangeran berkuda putih yang tampan juga karismatik.Tetap saja itu hanyalah khayalan Nabila kecil yang makanan sehari-harinya adalah Disney Princess dan Anime.

    Yah,intinya. Berhentilah ber HALU yang membuatmu menghabiskan sisa hidup dengan cinta konyol seperti itu. Kalian bertanya apakah aku percaya dengan CINTA?

    Dulu,aku sempat percaya. Karena semua orang terasa sangat menyayangiku.Tapi,Sebenarnya mereka hanya berkedok untuk memanfaatkanku atas ekspetasi yang mereka bebankan di punggung kecilku.

    Sekiranya bisa memilih,aku tidak butuh cinta yang di idam-idamkan semua orang. Aku hanya butuh seseorang yang mau mendengarkan cerita-ceritaku,seseorang yang selalu menanyakan kabarku hari ini,lalu disaat roda takdirku dibawah,dia hadir sebegai pelengkap tawa agar sejenak aku bisa melupakan betapa burukya hariku kala itu. Sesederhana itu,tapi sesulit itupula menemukan spesies seperti ini,

    Yah,karena sesungguhnya aku bukan merengek kepada tuhan agar di berikan sosok seperti itu dalam hidupku,tapi aku juga berusaha melayakkan diri dan menjadikan diriku sendiri seperti hal nya aku mengekspetasikan SOSOK itu dalam hidupku,Sangat panjang ya?

    Oke,kita tutup saja.

    Terimakasih sudah membaca Blogku yang Unfaedah sekali.
    


 
THIS HAS BEEN COMPLETED
 
  BUT NOT OVER YET
 
  SEE YOU IN MY NEXT STORY💜















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Intoduce My Self

Hy, Namaku Nabila dan aku baru saja mengetik kalimat pertamaku di Blog ini. 01.47 wib Aku akan mengenang waktunya. Hmm,tak banyak. Mungkin perkenalan ini terdengar membosankan tapi siapa yang pedulI? Toh,aku yakin tak banyak orang yang akan membaca Blog yang hanya menceritakan kisah klise seorang remaja labil sepertiku bukan? SKIP Jadi perkenalkan namaku Nabilatul Afiah Agus,dan aku bukan perempuan kelahiran bulan Agustus. "Agus" diakhir namaku adalah sisipan dari nama Abi yang kini tengah berumur setengah abad. Umurku? tak usah ku sebutkan,karena itu tidak begitu penting. Keluarga? Bahagia-bahagia saja, NOTHING SPECIAL but I FEEL GRATEFUL. Sudah itu saja? Ya,karena kurasa kalian tak akan mungkin mengingat semuanya dalam sekejap. Jadi,aku akan berkenalan melalui cerita-cerita yang tentu saja mungkin sedikit membosankan. Ya,karena alasanku membuat BLOG ini bukan untuk menghibur. Blog ini tercipta bagi siapapun yang memiliki kisah yang mungkin terlalu sukar untuk disampaikan s...

STEP ONE (Kilas Balik)

    Hy,    Ya,kali ini aku sedikit bercerita tentang riwayat pendidikan yang telah aku tempuh. T aman Kanak-Kanak     TK Al-Faras. Tak banyak yang aku ingat ketika masa ini,karena kala itu dipikiran seorang anak berumur 4 tahun hanyalah bermain,bermain,dan bermain. Aku hanya dapat merasakan TK selama 3 bulan dan lagipula aku hanya memiliki beberapa teman yang akan aku jumpai di SD dan SMP.      Terlalu singkat?      Aku rasa iya. Baiklah aku akan menceritakan sedikit kisah Kanak-kanakku yang bebas dari PR dan Ulangan.     Semasa aku TK,aku pernah menyukai salah satu temanku. Yeah, seorang bocah kecil sudah berani untuk menyukai lawan jenisnya yang bahkan dia tak mengerti apa itu suka?     Terus terang aku menyukainya karena aku rasa senyumannya manis dan setiap bertemu dia selalu melemparkan senyum padaku,entahlah. Bisa saja aku yang ke Geer-an waktu itu. Tapi yang pasti dia baik,hitam ma...