Nothing,gk tahu harus ngapain.
Pada akhirnya bab ini hanya sekedar bacotan dan keluhanku tentang situasi yang tengah aku hadapi. Ya,ini bukanlah cerita yang menarik. tapi,setidaknya aku melampiaskan semuanya dengan cara yang baik.
Pertama,
Aku merindukan sahabatku.
Ini sungguhan aku benar-benar merindukan mereka. Aku hanya berharap agar mereka juga merasakan hal yang sama. Karena merindu sendirian itu tidak enak. Jujur saja,aku tidak pernah memiliki hubungan pertemanan selenggeng ini. Dan aku sedikit paham,bahwa diri kami masing-masing memiliki kesulitan yang kadang tak dapat diutarakan satu sama lain.
Jika,kamu membacanya aku harap kamu tidak membacanya dalam keadaan menangis. Karena menangis itu sangatlah tidak keren. Aku tahu kamu membacanya dengan hati gundah,hmm,karena aku juga sangat gundah. Minggu ini cukup berat bukan? Yah begitulah. Bolehkah aku sekedar menyapamu lewat BLOG yang tidak penting ini? (Aku harap itu jawabannya 'iya')
Mumtaza Harez
Maaf,aku sudah menyusahkanmu dalam 3 tahun terakhir ini. Setiap hari aku selalu mengingat pertemuan pertama kita,'Oh,ayolah itu bukan pertemuan yg menyenangkan',Kau pahamkan apa yang ku maksud?
Aku selalu mengingat pertemuan yang tidak keren itu karena disana aku membuatmu menangis. Soal itu aku sungguh-sungguh minta maaf. Tapi,aku sangat bersyukur kepada Tuhan karena tragedi itu aku bisa lebih akrab lalu menikmati masa SMP bersamamu,juga menghabiskan waktu-waktu terakhir bersama SPIRIT FINGER dan 'MEREKA'
Maaf,za. Aku tidak pernah terus terang seperti dulu lagi. Nabila yang kamu jumpai sekarang adalah seseorang yang payah berbohong dan penjahat ulung. Aku ingat tentang perihal 74 pesan laknat yang aku kirimkan padamu melalu salah satu aplikasi chat. Itu juga bukan kenangan yang indah karena lagi-lagi aku membiarkan ego dan kebencian bersemayam dihatiku. Perihal chat itu aku lagi-lagi SANGAT MINTA MAAF.
Sahabat macam apa,yang memperlakukan sahabatnya seolah adalah najis?
HANYA AKU!
Ya aku tahu dan sangat sadar diri kalo aku bukanlah sahabat yang pantas untuk seorang Aza yang hatinya selalu Tulus terhadap apapun. Sewaktu-waktu aku merasa sangat Bajingan dan semua perilaku buruk yang aku torehkan dalam kisah SMP-mu akan menjadi karma dalam kehidupanku yang mendatang?
Komentar
Posting Komentar